Tjahjo Kumolo : FPI Sudah Ajukan Perpanjangan SKT Ormas

Corongrakyat.com –  Front Pembela Islam (FPI) sudah mengajukan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan surat itu diajukan, kemarin, Jumat (21/6).

“Setahu saya dia (FPI) sudah mengajukan ke Kemendagri. Kemarin (Jumat),” kata Tjahjo di DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6).

Kendati sudah menerima, Tjahjo menjelaskan belum melihat langsung surat itu. Pihaknya akan memproses terlebih dahulu surat permohonan ormas besutan Rizieq Shihab tersebut.

“Iya kemarin (diajukan) tapi belum kita lihat,” singkat Tjahjo.

Sebelumnya, Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro menyebut pihaknya sudah mengajukan surat SKT Ormas. Namun Sugito tak merinci kapan tepatnya FPI memberikan surat tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bachtiar mengatakan FPI tidak akan mendapat dana hibah jika SKT sebagai ormas tidak diperpanjang.

Dia mengatakan itu merujuk dari pernyataan Dirjen Polpum Kemendagri Soedarmo. Berdasarkan Permendagri Nomor 123 Tahun 2018, ormas berhak mendapat dana hibah jika terdaftar secara legal sebagai ormas di kementerian terkait atau memiliki SKT.

Front Pembela Islam (FPI) tidak pernah mengemis kepada pemerintah untuk mengambil jatah dana hibah.

“Sejak FPI berdiri, tak 1 Rupiah pun FPI ambil jatah dana hibah, apalagi ngemis-ngemis dana kepada Pemerintah,” tulis akun resmi FPI di Twitter @FPI_BelaIslam.

FPI berkomentar seperti itu menanggapi berita di CNN Indonesia berjudul “FPI Tak Kantongi Dana Hibah Jika Izin Tak Diperpanjang”. Menurut FPI, dana yang diperoleh FPI berasal dari umat secara halal. “Soal bantuan FPI untuk Bencana alam, Dhuafa, Palestina dlsb, murni dana Umat dan dana dari internal FPI secara kolektif,” jelasnya.

Comments

comments